Agar Amal Ramadhan Terus Terjaga

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Wr.Wb
Ibu Pengasuh Rubrik Konsultasi Keluarga yang saya hormati, Alhamdulillah bulan Ramadhan tahun ini dapat kami lalui sekeluarga dengan lebih baik. Anak-anak berpuasa dengan gembira dan dapat melakukan ibadah-ibadah lain dengan lebih khusyu’  dibandingkan dengan Ramadhan-Ramadhan sebelumnya. Agar suasana Ramadhan dan semangat beribadah tetap terjaga, aktivitas apa saja yang kira-kira bisa dilakukan bersama keluarga selepas Ramadhan? Terima Kasih atas saran dan masukannya.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Wati
Bogor Jawaban :

Wa’alaikumsalam Wr.Wb.

Ibu Wati yang baik,
Di sepanjang bulan Ramadhan umat Islam cenderung bersemangat melakukan kebaikan. Selain puasa, mereka juga menjalankan kegiatan ibadah lainnya seperti shalat terawih, bersedekah, tadarus Alquran, iktikaf di masjid dan lainnya.  Masjid-masjid penuh, kajian-kajian Islam dilaksanakan di mana-mana. Hal ini karena memang Allah SWT menjanjikan pahala yang berlipat selama bulan Ramadhan.  Bila dihayati dengan sungguh-sungguh, puasa Ramadhan semestinya akan memberikan efek luar biasa kepada seorang Muslim dan umat Islam secara keseluruhan.

Ibu Wati yang baik,
Selama bulan Ramadhan hampir setiap masjid dipenuhi dengan jamaah. Apalagi di awal bulan Ramadhan. Selepas Ramadhan suasana seperti itu semestinya terus dijaga. Kebiasaan shalat berjamaah di masjid bisa Anda dan keluarga teruskan. Masjid merupakan tempat yang sangat baik untuk anak belajar mengenai banyak hal. Di antaranya adalah tata krama untuk memasuki masjid, adab duduk di masjid, menjaga kebersihan masjid, tenang di dalamnya serta khusyu’ di dalam melaksanakan shalat. Seringnya anak ke masjid akan mendorong hatinya untuk menyatu dan terpaut dengan masjid.

Ibu Wati yang baik,
Sebulan berpuasa rasanya cukup untuk melatih diri, akan sangat bagus bila dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal kemudian dirangkai dengan puasa sunah Senin Kamis. Shalat sunah yang selama bulan Ramadhan dijalankan penuh dengan tarawih di masjid, sejatinya cukup untuk melatih di hari berikutnya dengan shalat tahajud. Apakah mungkin melatih anak-anak untuk bangun di tengah malam shalat tahajud? Mengapa tidak, bukankah selama bulan puasa anak-anak sudah terbiasa bangun untuk makan sahur. Untuk memotivasi anak agar ringan bangun di malam hari untuk shalat, ceritakan kepada mereka pahala shalat ketika orang lain sedang tidur. Jelaskan tentang  keutamaan menghidupkan malam sebagai pengabdian dan ketaatan kepada Allah SWT.

Ibu Wati yang baik,
Bulan Ramadhan biasanya dijadikan juga sebagai kesempatan untuk berbanyak sedekah. Baik melalui infak ataupun zakat (fitrah dan maal). Sesungguhnya kebiasaan ini harus terus dijaga karena orang yang membutuhkan uluran tangan tidak hanya di bulan Ramadhan. Semangat mengkhatamkan Alquran selama 1 bulan sudah semestinya juga dilanjutkan. Lakukan bersama anak-anak yang sudah lancar membaca. Sertai juga dengan mengkajinya beberapa ayat agar terjadi peningkatan pemahaman. Jadikanlah membaca Alquran, utamanya di pagi hari usai shalat Subuh atau usai shalat Maghrib sebagai kegiatan rutin dalam keluarga. Dan jangan lupa, selama bulan Ramadhan secara ruhiyah kita telah dilatih untuk meningkatkan ketundukan atau ketaatan. Bila puasa Ramadhan dihayati benar, selepas bulan Ramadhan setiap Muslim memang  mestinya menjadi lebih bertakwa. Artinya lebih gigih melaksanakan syariah Islam, melakukan semua kewajiban dan meninggalkan semua larangan. Semangat yang berakar pada ketakwaan kepada Allah SWT seperti inilah yang harus terus dijaga sehingga setiap Muslim tidak akan rela melihat kemaksiatan di tengah-tengah masyarakat dengan melakukan dakwah untuk kemuliaan Islam. Mudah-mudahan Anda dan keluarga masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan tahun depan.[www.anaksholeh.net]

Diasuh oleh: Dra (Psi) Zulia Ilmawati

Sumber : Tabloid Media Umat edisi 44