Daftar Rekomendasi Dai Menuai Kontroversi

Daftar Rekomendasi Dai Menuai Kontroversi

Pernahkah Anda datang ke sebuah restoran, kemudian pramusajinya merekomendasikan beberapa menu andalan restoran? Bagaimana perasaan Anda ketika diberikan rekomendasi tersebut? Kebanyakan orang merasa senang dan terbantu. Lain lagi dengan daftar rekomendasi yang satu ini.

Tanggal 18 Mei 2018, Kemenag merilis daftar 200 muballigh yang direkomendasikan. Tidak sembarang muballigh, tapi hanya yang memenuhi tiga kriteria, yaitu: mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik, dan berkomitmen kebangsaan yang tinggi. Dikatakan juga bahwa daftar ini bersifat dinamis, akan terus di update (kemenag.go.id, 18/5/2018). Tak disangka, maksud hati ingin memudahkan umat memilih muballigh, justru daftar rekomendasi ini dihujani kontroversi. Ada yang membela kebijakan kemenag, ada pula yang menolak dan menyayangkannya. Walau menuai kontroversi, Menag menolak untuk mencabut daftar 200 muballigh yang direkomendasi (nasional.tempo.co, 22/5/2018).

Newspaper (unsplash.com)

Ulama-ulama kesayangan umat yang tak masuk daftar rekomendasi tak mempermasalahkan mengapa mereka tidak masuk dalam daftar. Padahal jama’ah beliau-beliau bisa sampai ratusan, ribuan, ratusan ribuan, bahkan jutaan. Syi’ar para ulama kesayangan di media sosial pun sudah ditonton jutaan kali. Ada juga ustadz-ustadzah yang bahkan tak terkenal di dunia medsos. Tapi, mereka rajin meramaikan masjid di pelosok negeri. Mereka tak digaji, padahal sibuk setengah mati. Mulai dari mengurusi urusan adzan, mengajarkan umat melek Al Qur’an, hingga mengurusi jenazah sampai menguburkan.

So, who cares? Mereka tak berkecil hati, karena memang masuk daftar rekomendasi bukanlah tujuan hati. Tetapi masuk daftar penyampai kebenaran, penyambung estafet dakwah Islamlah yang diinginkan. Bukan daftar sembarangan, tapi daftar catatan Ilahi Rabbi, Allah swt. Biarlah Allah yang mendaftar, malaikat-Nya yang mencatat semua amal-amal para muballigh-muballighah tercinta umat. Semoga Allah kuatkan, istiqomahkan, para penyampai kebenaran Islam. Dan semoga kita menjadi salah satu diantara mereka yang berusaha menyampaikan kebenaran, walau hanya 1 ayat Al Qur’an.

Wallahua’lam bish shawab

Fatimah Azzahra, S.Pd

1 thought on “Daftar Rekomendasi Dai Menuai Kontroversi

Leave a Reply