Benarkah Arisan Sama dengan Pinjaman? Hukum Islam Menjawabnya

Benarkah Arisan Sama dengan Pinjaman? Hukum Islam Menjawabnya

Pembaca muslim yang dirahmati oleh Allah SWT. Tuntutan ekonomi seringkali membuat masyarakat beradaptasi dengan berbagai terobosan. Arisan merupakan terobosan pengelolaan keuangan. Namun sebaikmya kita memahami fakta dan hukumnya secara menyeluruh dalam sudut pandang Islam. Berikut pembahasannya!

==========

Oleh : KH. M. Shiddiq Al Jawi

Arisan dalam bahasa Arab disebut jam’iyyah al muwazhzhafiin atau al qardh al ta’aawuni.

Arisan hukumnya boleh karena termasuk dalam akad qardh (pinjaman) yang hukumnya boleh. Namun jika melanggar hukum syara’ tentang qardh (pinjaman), arisan hukumnya tidak boleh atau haram.

Hukum-hukum Arisan dalam Syariah Islam antara lain sbb,

(1) jumlah uang yang diperoleh pemenang arisan wajib sama dgn akumulasi iuran yang dibayarkan oleh seorang peserta arisan. Selisih kurang atau lebih adalah riba.

(2) jika dalam arisan yg dikumpulkan adalah uang, maka pemenang arisan hanya boleh menerima uang yang sama jenisnya dan yang sama jumlahnya.

(3) jika dalam arisan yg dikumpulkan adalah barang, (misal beras, gula, dll) maka pemenang arisan hanya boleh menerima barang yang sama jenisnya dan yang sama berat/takarannya.

(4)  tidak boleh arisan yang mengumpulkan uang, tapi pemenangnya mendapat barang. Demikian pula sebaliknya, tidak boleh arisan yg  mengumpulkan barang, tapi pemenangnya mendapat uang.

(5) dalam hal pemenang arisan menginginkan mendapat barang dari arisan uang, hukumnya boleh jika memenuhi 2 (dua) syarat;

 

Pertama, pemenang arisan diberi opsi (pilihan), yaitu boleh mengambil uang dan boleh pula mengambil barang.

Kedua, pemenang arisan yg memilih opsi mengambil barang, harus melakukan akad jual beli yg terpisah dg akad arisan di awal.

(6) biaya operasional atau konsumsi tidak boleh diambil atau dipotong dari uang arisan.

(7) biaya operasional atau konsumsi harus dipisah dari uang arisan.

(8) tidak boleh ada lelang dalam arisan. Karena lelang pasti akan menimbulkan riba, yaitu tambahan dari jumlah arisan yg sdh dibayar oleh pemenang lelang. Wallahu a’lam

 

Yogyakarta, 18 Agustus 2017

Shiddiq Al Jawi

081328744133

shiddiqaljawi@protonmail.com

==========

Demikian pembahasan mengenai hukum islam terkait arisan. Semoga bermanfaat dan silahkan share guna menebar manfaat!

 

Baca juga artikel berikut :