Cara Menata Gudang Masjid agar Perlengkapan Tidak Berantakan 

Masjid merupakan salah satu bangunan yang membutuhkan ruang penyimpanan khusus seperti gudang. Sebab, masjid biasanya tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, namun sering kali juga difungsikan sebagai wadah berkumpul masyarakat setempat. Inilah mengapa menata gudang masjid menjadi salah satu pekerjaan yang cukup penting. 

Apalagi biasanya perlengkapan yang disimpan di gudang masjid cukup banyak. Mulai dari stok perlengkapan sholat, Al Quran, buku-buku bacaan keagamaan, karpet yang tidak terpakai, hingga alat-alat elektronik seperti sound system. 

Jika Anda termasuk orang yang aktif di masjid dan sedang melakukan persiapan menyambut Ramadhan atau sekadar bersih-bersih rutin, berikut beberapa langkah menata gudang masjid yang bisa dilakukan. 

Cara Menata Gudang Masjid, Efektif dan Dijamin Anti Berantakan 

Membersihkan sekaligus menata bangunan dengan ukuran besar tentu bukan pekerjaan yang mudah. Apalagi jika ada banyak barang dan peralatan di dalamnya. Dibutuhkan setidaknya dua orang agar pekerjaan tersebut bisa selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

Lalu, bagaimana dengan menata gudang masjid? Agar tak terlalu bingung ketika akan membereskan ruangan ini, berikut beberapa tips dan cara menata gudang masjid yang bisa Anda ikuti. 

1. Keluarkan Dulu Semua Barang dan Bersihkan Satu per Satu 

Mengeluarkan semua barang dari gudang masjid, Sumber: yorkpress.co.uk
Mengeluarkan semua barang dari gudang masjid, Sumber: yorkpress.co.uk

Hal pertama yang sebaiknya dilakukan adalah mengeluarkan tumpukan barang yang ada di dalam gudang dan membersihkannya satu persatu. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, gudang masjid biasanya diisi dengan perlengkapan barang elektronik seperti sound system, buku bacaan, stok perlengkapan alat ibadah, bahkan perlengkapan untuk mengurus jenazah.

Dengan banyaknya barang tersebut, Anda perlu mengeluarkan satu per satu. Namun, ketika membersihkan sebaiknya tidak dilakukan di tempat yang dekat dengan ruang utama masjid ya, apalagi yang dekat dengan area penggunaan mimbar di masjid. Hal ini tentu saja karena debu dan kotoran lain yang menempel di barang tadi bisa mengotori bagian masjid. 

2. Seleksi Barang yang Masih Diperlukan 

Jika sudah dibersihkan satu persatu, hal selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menyeleksi barang yang masih bisa digunakan, dan membuang barang-barang rusak atau yang sama sekali tidak dibutuhkan lagi. 

Dengan begini, gudang hanya akan diisi dengan barang yang benar-benar dibutuhkan, dan bagian yang tersisa bisa disediakan untuk barang-barang lain yang akan dibeli dan disimpan di kemudian hari. Dalam melakukan proses ini, pastikan untuk double check dulu pada orang yang bertanggung jawab ya. 

3. Kelompokkan Barang Sesuai dengan Jenisnya 

Merapikan barang di gudang masjid, Sumber: saudigazette.com.sa
Merapikan barang di gudang masjid, Sumber: saudigazette.com.sa

Cara menata gudang masjid selanjutnya adalah mengelompokkan barang sesuai dengan jenisnya. Jika ada, gunakan box besar untuk menyimpan setiap jenis barang. Misalnya alat-alat elektronik bisa disimpan di satu box besar, buku-buku bacaan pun demikian, begitupun jenis-jenis barang lainnya. 

Hal ini bermaksud untuk memudahkan Anda ketika akan mencari dan menggunakan barang tersebut nantinya. Meskipun terlihat sederhana, namun pekerjaan ini membutuhkan ketelitian dan fokus yang baik lho. Jika Anda salah mengelompokkan barang, maka akan sulit untuk mencari barang tersebut di kemudian hari. 

4. Jangan Lupa Beri Label 

Tips selanjutnya yang terdengar sederhana namun akan sangat bermanfaat adalah menulis atau memberi label pada barang yang sudah dikelompokkan sebelumnya. Akan lebih baik lagi jika Anda menuliskan secara detail apa saja isi dari box yang sudah dipisahkan sesuai dengan jenisnya. 

Tujuannya tentu masih untuk memudahkan siapa saja yang ingin mencari suatu barang, meskipun tidak ikut menata gudang masjid tersebut. Jika memang barangnya sangat banyak dan ukuran gudangnya besar, ada baiknya untuk membuat peta tata letak. 

Kemudian, bisa ditempelkan di dinding dekat pintu masuk gudang. Jadi, siapa saja yang masuk ke dalam gudang bisa langsung tahu harus mencari barang ke arah mana. 

5. Gunakan Rak agar Rapi 

Rak untuk gudang masjid, Sumber: en.fk.unej.ac.id
Rak untuk gudang masjid, Sumber: en.fk.unej.ac.id

Ketika barang sudah dikelompokkan semuanya dengan baik dan memberinya label, maka kini Anda tinggal menyusunnya dengan rapi. Tidak langsung disusun dengan sembarangan, sebaiknya Anda menggunakan rak gudang agar lebih rapi, dan bisa menyusunnya ke atas agar lebih hemat tempat. 

Rak gudang sendiri tidak bisa dibilang sebagai barang yang murah. Itu sebabnya, Anda harus bisa mencari dan memilih rak tersebut dengan kualitas baik namun harganya masih bersahabat. Biasanya, rak gudang terbuat dari kayu atau besi, Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan masing-masing. 

6. Buat Daftar Keluar Masuk Barang Jika Perlu 

Sedangkan tips menata gudang masjid yang terakhir adalah membuat daftar keluar masuk jika perlu. Ya, biasanya beberapa barang di masjid merupakan barang inventaris sehingga bisa digunakan untuk keperluan masyarakat sekitar. 

Sayangnya, tidak semua orang yang menggunakan barang tersebut bisa bertanggung jawab. Sehingga, kondisi barang ketika dikembalikan bisa dalam keadaan rusak atau hilang beberapa diantaranya.

Dengan membuat daftar keluar masuk barang, Anda bisa meminimalisir kejadian tersebut, atau setidaknya meminta peminjam untuk bertanggung jawab ketika terjadi sesuatu. Jika sudah ada catatan yang jelas, mau tidak mau mereka harus bertanggung jawab dan mengganti barang yang mengalami kerusakan atau hilang. 

Nah, itulah beberapa tips dan cara menata gudang masjid yang bisa Anda contoh. Yang tidak kalah penting, ketika gudang sudah ditata dengan rapi, Anda harus tetap rutin membersihkan dan mengecek keadaan barang-barang tersebut sesekali. Sebab jika dibiarkan begitu saja terlalu lama, barang bisa saja menjadi aus atau terjadi kerusakan namun tidak disadari. 

Sebagai bagian dari masyarakat, sudah sepatutnya Anda ikut aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, dan menjaga sarana dan prasarana yang sudah tersedia. Dengan begitu, ketika suatu saat nanti Anda membutuhkan bantuan, orang-orang sekitar tidak akan sungkan untuk mengulurkan tangan membantu. Semoga bermanfaat. 

Leave a Comment