Deprecated: Hook custom_css_loaded is deprecated since version jetpack-13.5! Use WordPress Custom CSS instead. Jetpack no longer supports Custom CSS. Read the WordPress.org documentation to learn how to apply custom styles to your site: https://wordpress.org/documentation/article/styles-overview/#applying-custom-css in /home/anaksho1/public_html/wp-includes/functions.php on line 6078
Apa Hukumnya Membangun Masjid Berdekatan? - Dalam Islam, Gapai Ketaqwaan

Apa Hukumnya Membangun Masjid Berdekatan?

Sebagai umat muslim sudah selayaknya setiap tidak tanduk perbuatan kita dari bangun tidur hingga tidur kembali, semuanya sesuai dengan ketetapan Sang Maha Kuasa, Allah subhanahu wa ta’ala. Karena itulah wajib bagi setiap muslim untuk senantiasa mempelajari ilmu-ilmu tsaqafah keislaman, serta hukum-hukum syara’, salah satunya ialah hukum membangun masjid berdekatan. Bolehkah? Simak artikel ini baik-baik.

Masjid; Tempat Menunaikan Kewajiban

Masjid merupakan tempat umat muslim beribadah; menunaikan kewajiban shalat, membayar zakat dan segenap perintah Allah yang lain. Dimana ada seorang muslim disanalah masjid berada. Begitu pula dengan negeri nusantara tercinta. Dengan penduduknya yang mayoritas beragama islam, menjadikan Indonesia layak dijuluki negeri sejuta masjid.

Disisi lain mulai maraknya umat muslim yang sadar akan kebenaran islam dan berhijrah membuat mereka tidak segan menyedekahkan harta bendanya yang berharga untuk kemaslahatan umat, salah satunya untuk pembuatan masjid. Tidak heran semakin banyak masjid yang tersedia. Hampir sepanjang jalan, hampir semua RT (Rukun Tetangga) pasti ada masjid yang siap beroperasi dan dipakai.

Masjid ialah tempat ibadah umat islam. Sumber: idntimes.com. membangun masjid berdekatan
Masjid ialah tempat ibadah umat islam. Sumber: idntimes.com

Ini bukanlah sesuatu yang buruk, justru ini adalah hal baik. Karena dengan begitu kita sebagai umat muslim semakin mudah menunaikan kewajiban kita yaitu shalat lima waktu saat sedang dalam perjalanan. Namun lain ceritanya bila masjid yang ada sangat berdekatan. Membangun masjid berdekatan bisa menyebabkan ketidak seimbangan makmum masjid, artinya ada masjid yang kurang ramai.

Perintah Memakmurkan Masjid

Bila kita menelisik dalil-dalil Al Qur’an juga Al Hadits, akan kita dapati bahwa Al Qur’an tidak pernah memerintahkan secara spesifik kepada semua umat muslim untuk membangun masjid. Adapun yang diperintahkan secara spesifik hanyalah penguasa serta pemerintah saja. Dalam Al Qur’an kita hanya diperintahkan untuk memakmurkan masjid, bukan membangun banyak masjid.

Mengenai dalil akan hal ini terdapat dalam surah At-Taubah ayat 17-18 yang berbunyi;

مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِينَ أَنْ يَعْمُرُوا مَسَاجِدَ اللَّهِ شَاهِدِينَ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ بِالْكُفْرِ ۚ أُولَٰئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ وَفِي النَّارِ هُمْ خَالِدُونَ

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

“Tak pantas bila orang-orang musyrik yang memakmurkan masjid-masjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka. Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Dalam kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah, Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits mengenai keutamaan membangun masjid. Adapun redaksi hadits tersebut ialah;

Utsman bin Affan RA berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: 

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا بَنَى اللَّهُ لَهُ مِثْلَهُ فِي الْجَنَّةِ 

‘Siapa saja yang membangun sebuah masjid ikhlas karena Allah SWT maka Allah SWT akan membangunkan baginya yang serupa dengannya di surga.”

Memakmurkan masjid ialah perintah Allah. Sumber: unsplash.com. membangun masjid berdekatan
Memakmurkan masjid ialah perintah Allah. Sumber: unsplash.com

Dari beberapa dalil yang telah dipaparkan, bisa diambil kesimpulan bahwa seorang muslim yang membangun masjid karena Allah, maka ia akan mendapat keutamaan yang luar biasa. Namun ini sifatnya masih tidak sekuat perintah Allah untuk memakmurkan masjid. Maka dari itu, diharapkan kita umat islam mari untuk selalu meramaikan rumah-rumah Allah minimal dengan shalat 5 waktu.

Bolehkah Membangun Masjid Berdekatan?

Dengan banyaknya orang-orang muslim yang menyedekahkan hartanya guna pembangunan masjid membuat banyak masjid yang dibangun, seperti di Jakarta yang beberapa masjid dibangun oleh perusahaan konstruksi di Jakarta. Lantas dalam islam, bolehkah membangun masjid berdekatan?

Dalam Al Qur’an juga hadits Nabi dijelaskan bahwa sebagai umat muslim kita diperintahkan untuk bersatu dan berjamaah, menghindari perpecahan juga perselisihan. Hal ini sebagaimana termaktub dalam surah Ali Imran ayat 105 yang berbunyi,

وَلا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمْ الْبَيِّنَاتُ وَأُوْلَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

“Dan janganlah kalian seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih setelah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,”

Sedang dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengatakan tentang tercerai-berai. Rasulullah ﷺ pernah bersabda,

عَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ فَإِنَّمَا يَأْكُلُ الذِّئْبُ الْقَاصِيَةَ

Hendaklah kalian berjamaah. Karena serigala hanya akan memangsa domba yang jauh (dari kelompoknya). [HR An Nasa’i: 847 dan dihasankan oleh Al Albani dalam Shahih An Nasa’i]

Masjid berdampingan dibolehkan selama memenuhi syarat. Sumber: idntimes.com. membangun masjid berdekatan
Masjid berdampingan dibolehkan selama memenuhi syarat. Sumber: idntimes.com

Untuk membangun masjid berdekatan itu diperbolehkan selama memenuhi beberapa syarat. Syarat pertama ialah tidak melahirkan mudharat bagi masjid yang pertama. Sedang syarat kedua yaitu adanya kebutuhan untuk membangun masjid baru. Hal ini diperkuat dengan perkataan Syaikh Ibnu Taimiyah dalam kitabnya Al Ikhtiyarat halaman 64,

“Masjid (dibolehkan) dibangun di dekat masjid yang lain apabila ada kebutuhan untuk itu dan tidak bertujuan untuk menimbulkan madharat.

Apabila tujuan pembangunan masjid ialah guna timbulkan madharat atau tidak ada kebutuhan untuk mendirikan masjid baru, maka tidak boleh dibangun. Inilah salah satu dari dua riwayat Imam Ahmad yang dinukil oleh Muhammad bin Musa, dan wajib merobohkannya.”

Akhir kata, dalam syariat islam boleh membangun masjid berdekatan selama tidak menimbulkan madharat dan memang masjid tersebut sangat dibutuhkan. Untuk menjadikan masjid semakin indah menawan, Anda bisa memakai jasa pembuatan railing tangga. Anda bisa juga membaca artikel kami lainnya tentang madu dalam Al Qur’an dan adab bepergian. Semoga bermanfaat, sampai jumpa.

Leave a Comment